Waktu Yang Sia-Sia

Jangan menyesali sesuatu yang berlalu,mulai berubahlah ke arah yang lebih baik”

         Waktu merupakan anugrah yang diberikan Allah SWT kepada makhluk-makhluk-Nya. Manusia lah yang menyadari akan pentingnya waktu karena manusia memiliki akal pikiran. Akan tetapi, banyak manusia yang lalai akan waktu. Dalam kenyataan yang saya temui,masih banyak manusia yang belum menggunakan waktunya dengan baik, saya pun menyadari hal demikian. 
 
          Untuk itu,pada kesempatan ini saya mengajak teman-teman untuk dapat memanfaatkan waktu dengan baik sehingga kita termasuk orang yang beruntung. Semoga artikel ini dapat membantu teman-teman.
Beberapa hal yang membuat kita memubadzirkan waktu. 
 
      Dari pengalaman yang saya dapat,hal petama yang membuat kita lalai dengan waktu yaitu menunda-nunda pekerjaan. Seharusnya kita sudah menyelesaikan pekerjaan malah menunda-nuda dan pada akhirnya pekerjaan menumpuk. Sehingga waktu yang tadinya bisa untuk beristirahat malah digunakan untuk menyelesaikan tugas yang menumpuk.

        Selain itu juga,hal yang memang harus kita lakukan tetapi hanya di angan-angan tanpa realitas atau dikerjakan. Sehingga kita memiliki banyak pemikiran. Akan tetapi,tidak terealisasikan . Pada akhirnya hanya menjadi angan-angan yang membebani pikiran. Hal yang dapat saya simpulkan cuma satu yaitu “lakukan”

Point yang ke-tiga yaitu terlalu banyak tidur. Tidur merupakan hal yang wajar. Akan tetapi, tidur berlebihan menimbulkan banyak kerugian salah satunya,pikun. Hubungan dengan topik yang kita bahas yaitu banyak aktivitas yang seharusnya dapat kita kerjakan menjadi tertunda-tunda. Selain itu juga kita ketinggalan kereta.

Point yang ke-empat yaitu bingung memilih prioritas
Terkadang banyak hal yang membingungkan . Apalagi dalam hal prioritas. Sebelum membahasnya,prioritas itu apa sih? Apa hal yang kita sukai? Yang mudah? Atau yang dekat deadline? Atau yang memang benar-benar kita inginkan? Prioritas yaitu hal yang diutamakan. Jadi, walaupun hal itu tidak begitu kamu sukai,tetap harus didahulukan. Contohnya: menyelesaikan tugas

Point yang ke-lima yaitu memikirkan sesuatu yang tidak penting
Yaph yang namanya manusia banyak hal-hal yang dipikirkan. Solusinya melihat manfaat dari apa yang kamu dapat setelah memikirkan hal tersebut.

Dan yang terakhir yaitu malas,faktor ini memang banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Dari malas banyak alasan yang muncul. Untuk itu,jauhi malas dengan niat merubah diri ke arah yang lebih baik.

Kesimpulan dari apa yang saya tulis ialah jika kita niat atau bersungguh-sungguh merubah diri kita dengan doa,usaha dan bertawakal InsyaAllah menjadi individu yang beruntung. Amin. Selamat mencoba! Berubah...berubah....berubah dan berubah menjadi individu yang lebih baik. ^-^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Saya Suka

Berlatih

Kerinduan Si Debu